SUMMER CAMP

SUMMER CAMP

Sebuah kegiatan workshop tahunan yang digelar di SAPPK ITB dengan waktu penyelenggaraan 4 sampai 6 minggu. Kegiatan ini  dilaksanakan pertama kali tahun 2012, sebagai bagian dari implementasi kebijakan Internasionalisasi di ITB. Kegiatan Summer Camp ditawarkan kepada seluruh jenjang mahasiswa di lingkungan SAPPK ITB. Kegiatan dilakukan oleh mahasiswa bersama dosen pembimbing untuk mengkaji dan membuat solusi persoalan  di dalam ranah perencanaan, perancangan dan penyusunan kebijakan. Kasus studi dapat berganti setiap tahun dan ditentukan bersama oleh tim Summer Camp dari SAPPK dan partner perguuan tinggi DN dan LN.

Summer Camp dilaksanakan setelah berakhirnya semester genap, dengan susunan kegiatan sebagai berikut: 1) masa persiapan, 2) kunjungan/observasi lapangan dan 3)presentasi hasil/eksibisi dan 4) publikasi. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini dapat diakui dan disetarakan  dengan matakuliah pilihan 2 sks yang ditawarkan di setiap program studi di lingkungan SAPPK ITB.

Summer Camp Joint Studio Sawahlunto 25 Mei-6 Juni 2012

Pada tanggal 25 Mei sampai dengan 16 Juni 2012 telah dilaksanakan dengan sukses kegiatan Summer Camp SAPPK ITB. Kegiatan ini diikuti oleh 6 mahasiswa magister dari SAPPK ITB (Prodi Rancang Kota, Prodi Perencanaan Wilayah/Kota dan Prodi Arsitektur/Alur Lanskap) dan 6 mahasiswa ( dari disiplin Architecture dan Historic Preservation) dari College of Design Planning and Construction (DCP), University of Florida, Amerika Serikat. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen dari SAPPK sebagai tutor, yakni Rina Priyani MT, Ridwan Sutriadi PhD dan Dr. Firmansyah dan juga pengajar dari Univ. of Florida, Jeanne Lambin PhD. Dalam kegiatan ini peserta diberikan pengayaan wawasan konteks perencanaan di Indonesia oleh Dr. Denny Zulkaidi,  tinjauan kegiatan revitalisasi kota tua Sawahlunto oleh Dr.-Ing. Widjaja Martokusumo, dan kuliah dosen tamu Ecotechnical Landscapes Dr. Etienne Turpin (pembicara dari A. Alfred Taubman College of Architecture and Urban Planning University of Michigan).

Kegiatan Joint Studio Workshop ini merupakan implementasi kebijakan Internasionalisasi ITB dan workshop pertama yang dilakukan dengan melibatkan berbagai program studi di lingkungan SAPPK ITB. Joint studio ini dilakukan melalui kerjasama dengan Pemerintah Kota Sawahlunto yang telah terbina dengan baik selama ini. Kegiatan Joint Studio Workshop diawali dengan selama seminggu di ITB, survai lapangan di Sawahlunto dilakukan dari tgl 4 -12 Juni 2012, termasuk kegiatan presentasi kegiatan di kantor Walikota Pemerintah Sawahlunto, dan kegiatan persiapan resentasi akhir pada tagl 16 Juni 2012 di SAPPK ITB. Selain mendatangi sejumlah objek wisata di sekitar kota Sawahlunto (Muaro Kalaban, Silungkang dan Taman Wisata Danau Kandi) peserta Summer Camp mengunjungi kota Bukittinggi, Danau Singkarak dan Universitas Bung Hatta, Padang. Dengan adanya mekanisme credit earning dan transfer mahasiswa peserta kegiatan ini berhak memperoleh kredit sebanyak 2 sks untuk didaftarkan sebagai kredit matakuliah pilihan pada semester reguler (RK 5212 Konservasi Lingkungan Perkotaan, RK5214 Topik Khusus dalam Rancang Kota dan AR6111 Pemugaran Bangunan Bersejarah).

Summer Camp Sawahlunto, Mei-Juni 2012

Partisipan:

Program Studi Rancang Kota, Program Studi Arsitektur Lanskap, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Historic Preservation, Landscape Architecture, College of Design, Construction and Planning, University of Florida

Berita Terkait