Mahasiswa Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menorehkan prestasi pada ajang Esri Young Scholar 2026, sebuah kompetisi yang memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS) dalam penelitian dan pemecahan berbagai isu lingkungan maupun perkotaan.
Pada kompetisi tersebut, mahasiswa SAPPK ITB berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Fajar Nur Adnan berhasil meraih Juara Pertama melalui karya berjudul “The Heat That Hides: Silent Surge in the Bandung Basin’s Temperature.” Penelitian ini mengangkat isu peningkatan suhu di kawasan Cekungan Bandung yang terjadi secara perlahan namun signifikan. Melalui pemanfaatan analisis spasial berbasis GIS, penelitian ini memberikan gambaran mengenai dinamika perubahan temperatur serta implikasinya terhadap lingkungan perkotaan dan kenyamanan termal masyarakat.
Sementara itu, Farid Ramadhani berhasil meraih Juara Ketiga dengan karya berjudul “Last Roar of Sumatra: When the Forest Falls, the King Fades.” Penelitian ini menyoroti keterkaitan antara perubahan tutupan hutan dengan keberlangsungan habitat harimau Sumatra. Dengan menggunakan pendekatan analisis geospasial, penelitian ini memberikan pemahaman mengenai dampak deforestasi terhadap ekosistem serta pentingnya upaya konservasi habitat satwa liar.
Prestasi yang diraih oleh kedua mahasiswa tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa SAPPK ITB dalam memanfaatkan teknologi geospasial untuk menganalisis berbagai permasalahan lingkungan dan pembangunan secara ilmiah dan berbasis data. Kompetisi Esri Young Scholar sendiri merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi GIS dalam penelitian akademik.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan penelitian berbasis teknologi geospasial serta berkontribusi dalam menghasilkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Prestasi ini sekaligus memperkuat peran SAPPK ITB sebagai salah satu institusi pendidikan yang aktif mendorong pengembangan riset berbasis data dan teknologi dalam bidang perencanaan wilayah, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dokumentasi:

