Workshop Sehari Revisi Kurikulum SAPPK ITB

Sebagai bagian dari finalisasi kegiatan Evaluasi Kurikulum ITB 2013, kembali Dekanat SAPPK menggelar kegiatan workshop sehari kurikulum pada hari Jumat 12 April 2019. Workshop Revisi Kurikulum ini diselenggarakan di Ruang Seminar SAPPK, dan dihadiri dengan perwakilan tim Kurikulum dari seluruh prodi di lingkungan SAPPK. Workshop Revisi ini (continuous improvement) merupakan kelanjutan dari Rapat Koordinasi dan Pelaporan progres kemajuan penyusunan Kurikulum pada hari Rabu, 10 April 2019.

Workshop diawali dengan presentasi pembukaan oleh Wakil Dekan Akademik, Dr. Denny Zulkaidi, MUP dan selanjutnya diisi dengan rangkaian penyajian progress dari masing-masing tim Kurikulum Program Studi (Prodi). Sesi pertama diisi oleh presentasi dan diskusi pembahasan progres penyusunan kurikulum Prodi Arsitektur (Sarjana oleh Dr. Prasetiyo E. Yassin, Magister dan Doktor oleh Dr. Suryamanto) dan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (Sarjana oleh Tizar Bijaksana, Magister dan Doktor oleh Dr. Shanty Y. Rahmat). Setelah ISHOMA, pembahasan sesi kedua diisi dengan presentasi dan tanya jawab substansi perubahan dari Prodi magister Rancang Kota oleh Dr.-Ing. Heru W. Poerbo, Prodi magister Arsitektur Lanskap oleh Dr. Firmansyah, Prodi magister Studi Pembangunan oleh Andhika, Prodi magister Perencanaan Kepariwisataan oleh Dr. Al-Hilal Furqon, dan Prodi Transportasi (Magister dan Doktor) oleh Prof. B. Kombaitan.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah ketua KK di lingkungan SAPPK seperti Kelompok Keahlian (KK) Sejarah Teori Kritik Arsitektur (Prof. I. Sudradjat), KK Perumahan dan Permukiman (Dr. A. A. Abadi), KK Perancangan Arsitektur (Prof. W. Martokusumo), KK Sistem Pemodelan dan Ekonomi (Prof. Y. Makbul), KK P2PK (Prof. B. Kombaitan), serta KK Perencanaan Wilayah dan Perdesaan (Prof. T. Firman).

Kegiatan workshop revisi kurikulum ini menyimpulkan sejumlah persoalan yang masih harus diselesaikan dan disepakati, a.l. konfirmasi perubahan struktur kurikulum (mayor, minor, dan teknis), persoalan definisi sebidang dan tidak sebidang, isu matrikulasi, serta alokasi jumlah MK Pilihan dan Wajib (persyaratan ITB, Fakultas dan Program Studi), termasuk perubahan penomoran MK. Isu Industri 4.0 masih perlu dieksplisitkan pada setiap kurikulum Prodi. Acara penutupan workshop sehari ini dilakukan oleh Dekan SAPPK pada pukul 16.30 WIB.

Berita Terkait