Enter your keyword

Penelitian di SAPPK dihela oleh Kelompok Keahlian (KK)  yang mewadahi kapasitas dan kompetensi seluruh dosen yang ada di SAPPK.

Kelompok Keahlian di SAPPK adalah sebagai berikut:

KKPA fokus pada pembelajaran, pengajaran, pengembangan pengetahuan yang menjadi basis dari sekolah arsitektur. KKPA mengembangkan pengetahuan, studi-studi, dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang terkait dengan konteks tropis, negara berkembang dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan melakukan sinergi antara prinsip, teori-teori desain dengan kemampuan dan ketrampilan yang dikembangkan berdasarkan pengalaman praktik profesional dari sebagian besar anggota KK.

Ada empat area studi KKPA:

    1. Desain Arsitektur
    2. Rancang Kota
    3. Arsitektur Lanskap
    4. Perilaku dan Lingkungan

Keempat area studi tersebut menjadi ranah keahlian yang dikembangkan oleh staf pengajar dan peneliti dengan lingkup desan dan bentuk bangunan, penciptaan tempat (place), teori desain, pendekatan desain, metodologi desain, pemrograman fasilitas serta perencanaan strategis untuk desain dan arsitektur.

KKPA secara aktif mengembangkan kapasitas dan kompetensi tidak hanya melalui riset dan publikasi, melainkan juga melalui beberapa program: kompetisi, joint workshop dan joint studio serta pengajaran.  Selain itu, KKPA juga aktif melakukan program kolaborasi dengan berbagai institusi dari disiplin ilmu yang berbeda baik dari dalam maupun luar negeri.

Ketua: Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo

Jumlah anggota (2021): 22 orang

KK Teknologi Bangunan memiliki enam area studi yakni:

  1. Sistem Bangunan
  2. Kinerja Bangunan
  3. Proyek Arsitektur dan Manajemen Konstruksi
  4. Pengendalian Bangunan dan Lingkungan
  5. Mitigasi Bencana Arsitektural
  6. Pemodelan dan Komputasi Arsitektural

Keenam area studi tersebut adalah perkembangan dari tiga area studi utama yakni: struktur bangunan, manajemen konstruksi dan sanis bangunan, yang kemudian menjadi embriyo dari berbagai program kerjasama akademik dan riset.

Perkembangan terkini mengenai pengetahuan dan inovasi dalam ranah teknologi bangunan muncul karena berbagai faktor diantaranya degradasi lingkungan, semakin langkanya sumber-sumber energi dan sumber daya alam, serta faktor pendorong seperti teknologi informasi dan komputasi serta sains manajemen.

Katua: Prof. Dr. Ir. Sugeng Triyadi, MT.

Anggota (2021): 14 orang.

KK Perumahan dan Permukiman adalah pionir dalam pengembangan studi dan penelitian dalam ranah perumahan dan permukiman di Indonesia sebagai pengetahuan independen dalam menjawab isu-isu dan problem dalam konteks Indonesia.

KK Perumahan dan Permukiman mengembangkan pengetahuan terapan yang memperhatikan:

  1. Perencanaan, proses perancangan dan pengembangan perumahan serta permukiman dalam konteks perkotaan dan perdesaan (rural).
  2. Formulasi kebijakan pengembangan permukiman dan lingkungan binaan dalam skala perkotaan dan perdesaan.

Oleh karenanya terdapat empat aspek dalam penelitian:

  1. Morfologi dan transformasi proses bermukim.
  2. Proses konstruksi perumahan dan kelayakhunian.
  3. Dampak lingkungan dari permukiman
  4. Kebutuhan, permintaan dan preferensi lingkungan permukiman.

Ketua: Dr. Ir. Agustinus Adib Abadi, M.Sc

Jumlah Anggota (2021): 7 orang

KK Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur (STKA) memiliki spesialisasi dalam studi dan penelitian tentang sejarah, teori, dan kritik arsitektur serta lingkungan urban.

Ada lima area studi utama:

  1. Budaya bermukim, pengetahuan lokal, dan arsitektur vernakular komunitas etnik di Indonesia
  2. Pembangunan dan perkembangan arsitektur dan urbanisme di Indonesia
  3. Aplikasi-aplikasi inovatif dan relevan dari perspektif metodologis dan teoritis.
  4. Kritik arsitektur dan urbanisme berbasis padaparadigma formal dan paradigma alternatif
  5. Dokumentasi ide dan karya arsitek Indonesia atau komunitas arsitektural.

KKSTKA memiliki tujuan untukmemberikan pemahaman komprehensif terhadap fenomena arsitektur dalam konteks dan hal-hal yang mempengaruhinya.

Ketua: Prof. Ir. Iwan Sudrajat, MSA, Ph.D.

Jumlah Anggota (2021): 7 orang.

KK Perencanaan Wilayah dan Perdesaan (PWD) memiliki tujuan menjadi pusat (center of excellence) dalam bidang perencanaan wilayah dan perdesaan, mempromosikan pembangunan wilayah yang terintegrasi, berkeadilan, dan berkelanjutan.  KKPWD memiliki tiga topik penelitian utama:

  1. Perencanaan dan manajemen lingkungan
  2. Tata kelola dan kebijakan wilayah
  3. Transformasi perdesaan
  4. Pembangunan berbasis komunitas

Setiap topik terdiri dari beberapa fokus studi yang dijabarkan sebagai berikut:

  1. Perencanaan dan manajemen lingkungan: manajemen kebencanaan, pengembangan wilayah dan perubahan iklim, pengelolaan derah aliran sungai, pengembangan pariwisata berbasis ekologi, pengembangan wilayah pantai.
  2. Tata kelola dan kebijakan wilayah:  ekonomi regional, pengembangan ekonomi lokal, pengembangan mega-urban dan peri-urban.
  3. Transformasi perdesaan: perencanaan dan pembangunan berbasis perdesaan, pengembangan komunitas lokal.
  4. Pembangunan berbasis komunitas

Ketua: Prof.Ir. Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D.
Jumlah Anggota (2021): 14 orang.

KK Perencanaan dan Perancangan Kota (PPK) memiliki spesialisasi dalam penelitian dan pengetahuan praktis dalam bidang perencanaan dan perancangan kota.

Hal yang menjadi perhatian adalah mempromosikan pengembangan dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan dan lebih humanis, memahami kecepatan urbanisasi dan mendukung inovasi-inovasi dalam kebijakan, perencanaan, dan pengelolaan sebagai respon terhadap aspek-aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan pada kota-kota dan wilayah di Indonesia.

Tujuan utama dari KKPPK adalah mengimplementasikan konsultansi dan kebijakan, serta advis kepada pemerintah dan sektor swasta yang mana pengetahuan diakumulasikan dalam program-program akademik.

Ketua: Prof.Ir. Haryo Winarso, M.Eng.,Ph.D.

Jumlah Anggota (2021): 11 orang.

KK Sistem Infrastruktur Wilayah dan Kota (SIWK) adalah kelompok keahlian yang memiliki minat pada perencanaan infrastruktur dan transportasi, serta implikasinya terhadap kebijakan dan pembangunan perkotaan.

Program kegiatan akademik diarahkan untuk mendukung program akademik di SAPPK. Mahasiswa dari berbagai jenjang yang berminat atas isu-isu dan topik penelitian diundang untuk mengambil mata kuliah dan topik terkait sistem infrastruktur wilayah dan kota.

Ketua: Dr.Ir. Heru Purboyo Hidayat Putro, DEA.

Jumlah Anggota (2021): 10 orang.

KK Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan (P2PK) bertujuan untuk berkontribusi secara efektif dalam peningkatan pengetahuan saintifik dan praksis dalam hal pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan. KKP2PK secara kontinyu mengembangkan, mengelola dan mendiseminasi pengetahuan, ketrampilan dan  tata nilai menuju kebijakan-kebijakan yang efektif dan perencanaan yang relevan dan responsif terhadap isu-isu yang dinamis dalam skala lokal, regional dan nasional.

Spesialisasi dalam KKP2PK adalah: tata kelola metropolitan, manajemen urban, manajemen pembangunan, pembiayaan pembangunan, evaluasi perencanaan, kota cerdas, pembiayaan publik-privat, analisis kebijakan dan mitigasi kebencanaan.

Ketua: Prof.Dr.Ir. Benedictus Kombaitan, M.Sc.

Jumlah Anggota (2021): 14 orang.

KK Sistem dan Pemodelan Ekonomi (SPE) memiliki tujuan membantu pemerintah dan pengambil keputusan dalam analisis-analisis kebijakan. KKSPE mengembangkan metode-metode untuk mengurai rantai sebab-akibat yang kompleks dan berpengaruh diantara elemen-elemen ekonomi, yang melibatkan berbagai pelaku dan institusi dalam sebuah sistem.

Beberapa spesialisasi yang ada di KKSPE adalah: perencanaan infrastruktur, pengelolaan infrastruktur dan ekonomi, metodologi dan pemodelan ekonomi, sistem pengembangan ekonomi, model AS-AD (Aggregate Supply-Aggregate Demand), dan pemodelan ekonomi lainnya.

Ketua: Prof.Dr.Eng. Pradono, SE,M.Ec.Dev.

Jumlah Anggota (2021): 11 orang.

id_IDIndonesian