Pedoman Operasional
Penutupan Kampus ITB secara Terbatas
di Lingkungan SAPPK ITB
(untuk dosen dan asisten akademik)
Menindaklanjuti kebijakan lanjutan ITB dalam menangani penyebaran Virus Corona (COVID 19) yang disiarkan melalui Instagram ITB pada 16 Maret 2020, SAPPK ITB menetapkan hal-hal sebagai berikut:
- Mulai tanggal 17 Maret 2020, pkl.18:00 WIB, dosen dan asisten akademik tidak diperkenankan berada di lingkungan SAPPK ITB, meliputi Gedung Labtek IXA Sugijanto Soegijoko, Labtek IXB, Ruang Perkuliahan Sementara Program Magister Studi Pembangunan di CRCS, Program Studi Arsitektur Lanskap di Kampus Jatinangor, Perencanaan Wilayah dan Kota ITB Kampus Cirebon di Jatinangor, serta Kampus ITB secara keseluruhan, meliputi Kampus Ganesha dan Kampus Jatinangor, kecuali terdapat urusan yang tidak dapat dihindari. Kehadiran dosen dan asisten akademik di kampus yang tidak dapat dihindari harap diberitahukan ke Wakil Dekan Sumberdaya (WDS) SAPPK, melalui e-mail: wd_sumberdaya@sappk.itb.ac.id.
- Dosen dan asisten akademik yang sakit, keluar kota, atau keluar negeri untuk urusan yang tidak dapat ditunda, harap melapor ke Wakil Dekan Sumberdaya SAPPK, melalui e-mail: wd_sumberdaya@sappk.itb.ac.id. Dosen dan asisten akademik yang pulang dari luar negeri atau tempat lain yang diduga telah terjadi penyebaran virus corona wajib mengisolasi diri selama 14 hari sejak kedatangannya. Dosen dan asisten akademik yang menunjukkan gejala atau tanda-tanda sakit WAJIB segera memeriksakan diri ke Unit Pelayanan Kesehatan ITB dengan terlebih dahulu menghubungi nomor telepon 022-2500082 atau 081294488766.
- Selama penutupan terbatas kampus ITB, dosen melakukan kegiatan pengajaran, pembimbingan, rapat, koordinasi penelitian, dll secara online dengan moda yang dapat ditentukan sendiri. Mohon dosen matakuliah dapat menyiapkan protokol perkuliahan online yang diinformasikan kepada mahasiswa. Informasi lebih lanjut mengenai moda kuliah online dapat menghubungi Kasubag Sistem Informasi SAPPK melalui e-mail moh.ariful@sappk.itb.ac.id.
- Tidak diperkenankan melakukan pengumpulan data untuk penelitian dan studio atau kegiatan akademik lainnya di keramaian, melibatkan banyak pihak atau di tempat yang diduga telah terjadi penyebaran virus corona.
- Tanggal 17 Maret 2020, pukul 08:00 SAPPK akan mulai melakukan persiapan penutupan kampus dengan 1) membersihkan perabot dan ruangan dengan disinfektan, ruangan yang sudah dibersihkan akan ditutup selama 14 hari; 2) melakukan pengecekan kelistrikan dan mengunci ruangan. Pukul 16.00 persiapan penutupan terbatas diharapkan selesai. Selanjutnya Tim K3G dan Direktorat Sarana dan Prasarana akan menyegel ruangan.
- Mulai tanggal 18 Maret 2020 s.d. 31 Maret 2020, pintu akses yang dibuka untuk Kampus Ganesha hanya Gerbang Selatan (untuk kendaraan roda empat) dan Gerbang motor Selatan (untuk kendaraan roda dua). Akses hanya diberikan bagi mereka yang berhak masuk atau mendapatkan izin bekerja. Untuk mendapatkan akses masuk harap memberikan informasi ke WDS seperti diuraikan pada point 1.
- Selama penutupan terbatas dosen dan asisten akademik tidak perlu melaporkan kehadiran.
- Ketentuan ini berlaku hingga ada pemberitahuan selanjutnya.
Bandung, 16 Maret 2020
Dekan,
ttd.
Dr. Ir. Denny Zulkaidi, MUP
NIP. 196104011989031002