Latar belakang dan tujuan program outbound student exchange
Kegiatan outbound student exchange dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa ITB untuk belajar di universitas mitra luar negeri dan melaksanakan kegiatan akademik, baik perkuliahan maupun riset. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa ITB melalui pendalaman pemahaman terhadap isu-isu global terkini, perluasan jejaring internasional, serta membuka peluang strategis yang lebih luas baik bagi mahasiswa maupun institusi. Didanai oleh LPDP melalui Program Equity–World Class University (WCU) Tahun Anggaran 2025–2026, kegiatan ini turut mewujudkan komitmen terhadap SDG 4 (quality education) dan 17 (partnerships for the goals), melalui penguatan jejaring akademik internasional dan peningkatan kualitas mahasiswa agar berdaya saing global.
Tim kegiatan
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Fikri Zul Fahmi, S.T., M.Sc, dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB. Mahasiswa yang mengikuti pertukaran adalah mahasiswa Program Doktoral Perencanaan Wilayah dan Kota, SAPPK ITB, yaitu Nabilla Dina Adharina (35424002).
Lokasi dan institusi tujuan
Kegiatan outbound student exchange dilaksanakan di Cultural Geography Department, Spatial Science Faculty, University of Groningen, Belanda. University of Groningen merupakan salah satu mitra internasional ITB selama beberapa dekade. Kolaborasi yang telah terjalin selama ini menjadi landasan kuat bagi program pertukaran mahasiswa dan semakin memperdalam hubungan akademik kedua institusi. Kemudian, Cultural Geography Department memiliki fokus dalam mengkaji transformasi sosio-spasial perdesaan dan wilayah dengan berbagai pendekatan, dan mengkaji pengalaman masyarakat lokal terhadap perubahan ruang. Hal tersebut sejalan dengan bidang ketua tim kegiatan, yaitu transformasi perdesaan, serta topik disertasi mahasiswa, yaitu digitalisasi perdesaan dan keadilan spasial. Oleh karena itu, departemen ini dapat menjadi ekosistem akademik yang sangat relevan bagi pengembangan riset yang dilaksanakan oleh tim kegiatan.
Kegiatan yang dilakukan selama outbound student exchange
Kegiatan akademik yang dilakukan mahasiswa di Cultural Geography Department, Spatial Science Faculty, University of Groningen adalah riset dengan topik penelitian hambatan struktural dan penggunaan teknologi digital untuk keadilan spasial perdesaan, yang mana topik tersebut berkaitan dengan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dan SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Kegiatan tersebut dilakukan selama dua bulan, yaitu bulan Mei dan Juni tahun 2026. Pelaksanaan kegiatan selama di kampus mitra dibantu oleh Prof. Tialda Haartsen dan proses penulisan dilakukan di bawah bimbingan Dr. Koen Salemink. Diskusi dan bimbingan penulisan artikel ilmiah dilakukan untuk memperdalam teori terkait kesenjangan digital. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti kegiatan lainnya yang dilaksanakan departemen, seperti lunch seminar dan kegiatan sosial.
Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan perspektif-perspektif baru yang memperluas cara pandang mahasiswa dalam memahami isu digitalisasi perdesaan. Salah satu yang berkesan adalah melihat bagaimana pembimbing dan mahasiswa doktoral lainnya memandang kasus-kasus dari negara Global South, seperti Indonesia. Penekanan pada konteks selalu menjadi hal yang digarisbawahi, baik dalam sesi bimbingan maupun diskusi bersama mahasiswa doktoral lainnya. Selain itu, budaya lunch, di mana siapa saja saling mengajak untuk bergabung makan siang sambil berbagi cerita dari berbagai negara dan budaya. Budaya lunch tersebut dapat dilihat sebagai ruang pertukaran gagasan yang hangat di tengah cuaca Groningen yang dingin.
#LPDP #WorldClassUniversity #OutboundStudentExchangeITB #SDG4 #SDG9 #SDG16 #SDG17


