
Tubuh Pengetahuan

SAPPK memiliki tujuh disiplin ilmu: arsitektur, perencanaan wilayah dan kota, rancang kota, transportasi, studi pembangunan, perencanaan kepariwisataan, dan arsitektur lanskap. SAPPK bertujuan mendidik calon profesional dalam ranah lingkungan binaan yang memiliki kompetensi dalam melakukan investigasi, analisis, komunikasi, pemecahan masalah baik perencanaan, perancangan dan pengembangan kebijakan, serta memiliki motivasi tinggi untuk berkontribusi signifikan pada lingkungan profesionalnya dan lingkungan komunitasnya.
Tujuh disiplin ilmu tersebut dikembangkan dalam tujuh program studi yakni:
- Arsitektur : Sarjana, Magister, Doktor
- Perencanaan Wilayah dan Kota: Sarjana, Magister, Doktor
- Rancang Kota: Magister
- Transportasi: Magister dan Doktor
- Studi Pembangunan: Magister
- Perencanaan Kepariwisataan: Magister
- Arsitektur Lanskap: Magister
Pengembangan Pengetahuan

Pengembangan dan akumulasi pengetahuan secara sistematis dan terintegrasi dalam peta jalan dari sembilan Kelompok Keahlian (KK) yang ada di SAPPK, yang membidani ranah pengembangan kebijakan, perencanaan serta perancangan lingkungan binaan yang berkesinambungan. Peta jalan pengembangan pengetahuan dan riset ini mewadahi aspek-aspek pada kelembagaan dan institusional, infrastruktur serta aspek-aspek spasial dalam skala regional, perdesaan, kota, permukiman dan bangunan. Terdapat sembilan Kelompok Keahlian yang ada di SAPPK yakni:
- Sistem Infrastruktur Wilayah dan Kota
- Perencanaan dan Perancangan Kota
- Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan
- Perencanaan Wilayah dan Perdesaan
- Perancangan Arsitektur
- Teknologi Bangunan
- Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur
- Perumahan dan Permukiman
- Sistem dan Pemodelan Ekonomi

Internasionalisasi

Sejak 2005, ITB mencanangkan strategi internasionalisasi untuk memperkuat dan memantapkan keunggulan kompetitif di setiap program akademik. Dalam beberapa tahun belakangan SAPPK memperluas program-program kerjasama internasional baik dalam pendidikan maupun program-program riset. SAPPK memberikan prioritas pada program-program internasionalisasi dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi para staf pengajar dan mahasiswa mendapatkan pengetahuan, kompetensi, pengalaman dalam lingkungan internasional. SAPPK memiliki jejaring dan mitra internasional yang cukup luas, meliputi beberapa universitas-universitas terkemuka di dunia, diantaranya:
- Jerman: University of Applied Sciences Erfurt, Giessen University
- Belanda: The Royal University of Groningen, The University of Twente/ITC
- Kanada: Toronto University
- Inggris: AA School of Architecture
- Jepang: Kobe University, Keio University, Ritsumeikan University, Yamaguchi University, Miyazaki University, Kitakyushu University, Tokyo Institute of Tecknology, Kyushu University, Shibaura Institute of
Technology, Hiroshima University. - USA: University of Florida, University of Hawaii, Manoa, Massachusetts Institute of Technology.
- Malaysia: University of Malaya, UiTM.
- Filipina: University San Carlos, College of Architecture & Fine Arts.
- Australia: University of Melbourne, University of Sydney
- Selandia Baru: Auckland University
Beberapa kerjasama akademik yang dilaksanakan adalah: pertukaran mahasiswa dan staf pengajar (exchange), joint studio, joint research, joint workshop, Summer Programs, dan lainnya.

SAPPK juga memiliki hubungan dan kerjasama yang sangat baik dengan beberapa institusi atau asosiasi profesional baik di dalam maupun di luar negeri seperti:
- Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)
- Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI)
- Dewan Arsitek Indonesia (DAI)
- Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI)
- Ikatan AHli Rancang Kota Indonesia (IARKI)
- Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)
- American Collegiate School of Architecture (ACSA)
- Korea Architectural Accrediting Board (KAAB)
- Indonesian Regional Science Association (IRSA)
- American Planning Association (APA)
- Asian Planning School Association, AEROPH
- Canadian Institute of Planners (CPI)