Joint studio TU Delft – ITB

Rombongan mahasiswa SAPPK ITB peserta Joint studio TU Delft + ITB bertajuk Shared Heritage Lab batch kedua melaksanakan studi lapangan, workshop dan simposium di jurusan arsitektur atau Bouwkunde – University Delft, Belanda antara 2-9 Maret 2019. Rombongan terdiri dari 4 mahasiswa Magister Arsitektur (Dewi Retno Prameswari, Nurlatifah Fajriaty Ronyta, Fauzi Mizan Prabowo Aji, Agnestrisia),  2 mahasiswa Magister Rancang Kota (Melania Alvianti Sumaryata & Dicko Quando Armas) dan Martin Muljana mahasiswa Magister Arsitektur Lanskap dari SAPPK- ITB dibimbing oleh Prof. Widjaja Martokusumo, Dr. Heru Poerbo dan Dr. Arif Sarwo Wibowo dari ITB.

Studi lapangan dan workshop di Belanda ini merupakan tahap kedua Shared Heritage Lab, lanjutan dari tahap pertama yang sudah dilakukan 15 Oktober – 31 Oktober 2018 di Bandung bersama sebelas rekan mereka dari TU Delft yaitu Despoina Riga, Allend Bamerni, Electra Pangalou, Nanne Knijff, Mary Lou van den Berg, Armin Fuchs, Rick Blankestijn, Boomi Kim, Jui Deuskar, Iliyana Miteva, Danny Janse yang dibimbing oleh Prof. Job Roos, Monique Smit dan Nico Tille.

Workshop dan simposium berfokus pada hasil kegiatan penelitian dan perancangan pusat kota kolonial Bandung, yang dilakukan dengan memetakan dan menganalisa struktur kota dalam tiga kelompok infrastruktur utama, yaitu jalur kereta api, jalur jalan the Groote Postweg, dan jalur sungai Cikapundung. Dari analisis ketiga kelompok infrastruktur ini dikembangkan visi bersama dari warisan masa lalu kolonial dan menuju kota sehat di masa depan.  Visi bersama ini diterapkan oleh setiap mahasiswa peserta ke dalam konsep rancangannya. Konsep usulan kedelapanbelas mahasiswa ini dapat dikelompokkan ke dalam tema Habitat, Ecosystem, Craftmanship, Culture, Landscape of the city.

Foto: ekskursi ke kota Delft, Amsterdam, Hilversum dan Tilburg mempelajari bangunan dan kawasan heritage serta pemanfaatannya di masa kini.

Foto: diskusi mahasiswa ITB dan TU Delft

Presentasi lima tema usulan konsep rancangan mahasiswa untuk kota Bandung dihadiri akademisi, instansi dan para pemerhati heritage.

Foto: seluruh peserta di akhir acara workshop dan simposium.

Info lebih lengkap mengenai joint studio ini silakan klik https://www.dropbox.com/s/g2r2a702xaxm5h4/Shared%20Heritage%20Studio.pdf?dl=0

Kegiatan joint studio ini akan dilakukan 3 gelombang, dengan jadwal sebagai berikut:

1st Studio : Februari 2018 – Februari 2019

2nd Studio : September 2018 – September 2019

3rd Studio : September 2019 – September 2020

Berita Terkait